Rabu, 19 Juni 2013

PART 18 ^Ending^


DUA TAHUN KEMUDIAN…
Tepatnya hari ini 5 oktober… Devi membuka sebuah restoran baru. Setelah sukses dengan cafenya,sekarang Devi merintis karir dengan mulai membuka restoran. Restoran itu diberi nama, D-Angel’s Resto. Pesta pembukaan pun dihadiri orang-orang terdekatnya.
Anisa, Egi, Cherly, Ryn, Gigi,Wenda,Randy,Christy, dan Felly. Mereka selalu mendukung karir Devi dibidang kuliner.
“Terima kasih buat semuanya,udah mau menghadiri pesta pembukaan D-Angel’s Resto!” ungkap Devi bahagia.
“Mbak,saya mau bertanya!” seru seseorang wartawan.
“Iya,silahkan!” sahut Devi.
“Apa arti dari nama Restoran ini? Maksud saya, kata “D-Angel’s” itu sendiri?”
Devi sejenak terdiam. Lalu menjawab pertayaan wartawan itu.
“D-Angel’s itu adalah D diambil dari inisial nama saya sendiri,Devi. Dan untuk kata Angel’s……. itu adalah nama adik saya,Angel! Jadi saya menggabungkan nama saya dan adik saya. Karena saya ingin,suatu saat tidak hanya nama itu saja yang bersatu,berharap kelak saya dan adik saya bisa kembali bersama-sama lagi.Terima kasih!” jelas Devi.
“Ohhh… begitu! Semoga bisa bersatu kembali!” ucap wartawan.
“Semoga…!” batin Devi.
“Oke… semuanya mohon perhatiannya! Hari ini adalah hari istimewa bagi sahabat saya,Devi. Pembukaan Restoran barunya. D-Angel’s. Dev,sukses buat karir kamu! Aku akan selalu mendukung kamu. Always and forever.” Ungkap Wenda.
“Makasih,Wen!” ujar Devi.
“Aku ingin kamu bernyanyi untuk kita semua! I’LL BE THERE FOR YOU…” pinta Wenda.
Dan Devi melangkahkan kakinya menuju panggung yang telah dihias sebelumnya.
“Semoga semuanya suka!” ujar Devi dan mulai bernyanyi.


I’LL BE THERE FOR YOU

Sedihnya diriku merindukanmu..rindukanmu
Katakan padaku arti diriku…dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
Sedihnya diriku merindukanmu…rindukanmu
Katakan padaku arti diriku ..dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me..
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
For you..For you..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me..
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me..
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
I’ll be there for you..

Semuanya menikmati suara merdu Devi.
“Ka Devi memang TOP BANGET deh!” ungkap Felly.
“Ya iyalah… emang kamu pesseeek banget!” ledek Gigi.
“Ihhh… Gigi rese terus!” ujar Felly manyun.
“Hehehee….” Gigi cengegesan.
“Happy Brithday… Angel!” lirih Devi sesaat setelah selesai perform. “Happy Brithday… adikku. Kakak sayang kamu!” ungkapnya lalu airmata membasahi pipinya.

<3 “Sedihnya diriku merindukanmu..rindukanmu
Katakan padaku arti diriku…dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..” <3
Seseorang tiba-tiba datang dan kembali menyanyikan lagu I’LL BE THERE FOR YOU…
Devi dan yang ada di restoran kaget melihat siapa yang saat ini berdiri dihadapan mereka.
“ANGEL…” seru mereka bersamaan.
“Angel juga sayang ,Ka Devi!” ujar Angel.
“Angel selama ini sudah berusaha mencari kebahagiaan itu,tapi Angel ngak pernah bisa mendapatkan itu semua. Angel telah melakukan kesalahan! Kebahagiaan yang selama ini Angel cari,itu ngak ada ditempat lain dan dibelahan bumi yang lain. Karena ternyata kebahagiaan yang selama ini Angel cari, semuanya ada disini!Dua orang kakak yang sangat sayang sama Angel,sahabat yang setia menemani Angel dan semua yang peduli sama Angel. Kebahagiaan yang aku cari,ada disini!” ungkap Angel.
Devi berjalan menuju tempat Angel berdiri. Angel pun melangkahkan kakinya menuju Devi. Sesaat Angel kembali mengatakan, “Aku sayang Ka Devi!” Devi lalu memeluk Angel dengan erat.
“I MISS U!” lirih Devi. “Adik kakak telah kembali!” ujar Devi lagi.
Anisa,Cherly,Ryn,Gigi,Felly dan Christy tidak dapat menahan kesedihannya. Mereka pun terharu melihat kedatangan Angel.
“Maafin Angel, Angel udah bikin kakak kecewa dan sedih!” pinta Angel.
“Kamu ngak salah,dek! Kamu ngak perlu minta maaf! Kamu ada disini,kakak merasa bahagia! Kamu telah kembali!” ungkap Devi.
“Angel,janji! Ngak akan bikin kakak sedih lagi! Angel Janji!” lirih Angel tersedu-sedu.
“Iya…kakak tahu!” sahutnya. “Happy birthday,sayang!” sambung Devi dan mencium kedua pipi Angel.
“Angel…” seru Anisa mendekati Devi dan Angel. Angel memandang Anisa.
“Ka, maafin aku ! aku udah bikin semuanya kecewa dan sedih!” pinta Angel.
Anisa lalu memeluk Angel, “Kakak kangen sama kamu!Udah dua tahun,semenjak kamu pergi! Kamu tetap seperti dulu. Miss U!”
“Aku juga kangen sama kakak!”
“Angeeeeeeellllllll………” seru Gigi sambil meneteskan airmata.
Angel memandang Gigi. Lalu mendekati Gigi dan Angel mencubit pipi Gigi. “Awww…” keluhnya.
“Kamu ngak balas?!” Tanya Angel.
Gigi menggelengkan kepalanya, “Aku ngak bisa melakukannya! Gigi,kangen Angel! Kangen dance sama Angel! Kangen bercanda sama Angel! Kangen sama kamu!” Gigi memeluk Angel dengan kuat dan erat,seakan tidak mau melepaskan Angel.
“Aduuhh… kamu tetap kuat ya,Gi?” ledek Angel mencoba mencairkan suasana sedih. Gigi lalu mencium pipi Angel. “Muaachh… Gigi sayang sama Angel! Gigi ngak mau Angel pergi lagi!” ungkap Gigi. Angel tersenyum mendengarnya.
“Kitaa semua kangen kamu ,Ngel!” seru Felly,Cherly dan Ryn bersamaan. Lalu ikut memeluk Angel.
“Kamu,ngak ikutan?” Tanya Christy pada Randy. Randy memandang Christy.
“Buat apa? Ngak ada gunanya!” seru Randy.
“Jangan sia-siakan kesempatan! Kamu mau kehilangan Angel untuk yang kedua kalinya?” tantang Christy.
Randy memikirkan kata-kata Christy. Randy lalu dengan cepat beranjak dari restoran. “Rand…” seru Christy bingung dan lalu tersenyum. “Semoga berhasil!”
*****
Malam harinya dirumah Devi.
“Semuanya tulus sayang sama aku!” ujar Angel. “Ka,Wenda. Makasih buat semuanya. Selama ini kakak udah menolong aku. Makasih karena kakak,aku kembali mendapatkan kebahagiaan itu. Makasih Ka!”
“Kakak senang melihat semuanya bisa seperti dulu lagi. Bersatu  dan bahagia. Kamu jangan melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya! Semuanya benar-benar peduli sama kamu! Dan ada satu orang yang selalu Mencintai dan setia menunggu kamu pulang… Dia menunggu kamu! Temui dia!” jelas Wenda.
Angel mengingat-ingat siapa orang yang dimaksud Ka Wenda.
“Randy…” Lirihnya.
Beberapa jam kemudian ,tepatnya pukul 9 malam. Disebuah ruangan musik di sekolah dimana Angel pernah menuntut ilmu. Angel mencari sosok Randy. sedikit susah melihat sekelilingnya. Karena sudah malam dan penerangannya kurang terang.
“Randy…” seru Angel. “Ini…aku. Angel! Kamu dimana,Rand…?”
Tiba-tiba Angel melihat sosok … dan lagi-lagi boneka doraemon. Dari kejauhan,doraemon melambai-lambaikan tangannya kearah Angel. Angel melangkahkan kakinya menuju doraemon berdiri.
“Randy…” seru Angel. Doraemon menyerahkan sebuket bunga mawar merah ketangan Angel.
“Buat aku??? Makasih! Sekarang kamu lepasin kostum doraemon ini!” pinta Angel. Lalu doraemon menggelengkan kepalanya.
“Kamu mau ngapain sih,Rand?” Angel menjadi bingung.
Doraemon menunjuk kearah panggung,lalu ada sinar yang menerangi tulisan yang terpasang dipanggung itu. Angel membaca tulisan tersebut.
“I LOVE YOU…ANGEL!” <3
“ANGEL MAU NGAK JADI PRINCESS nya RANDY…?”
“RANDY SAYANG ANGEL! ALWAYS AND FOREVER!”
Angel mendekati doraemon lalu meminta doraemon melepaskan kostumnya. “Halloooooo….!!!” Teriaknya yang ternyata bukan Randy.
“Hahhh? Ka EGI??????” Angel melongo dan benar-benar kaget.
“Randy…?” seru Angel.
Lalu Egi membalikkan badan Angel menghadap kembali kepanggung.
“Itu dia…!” ujar Egi.
Angel melangkahkan kakinya menuju panggung. Tempat dimana saat ini Randy berdiri.
“Hai…Apa kabar?” sapa Randy.
“Kamu mau apa?” Tanya Angel sedikit ketus.
“Seperti yang kamu baca tadi! Wait!” Randy mengambil gitarnya dan meminta Angel untuk mendengarkannya bernyanyi.
Randy untuk kesekian kalinya kembali menyanyikan lagu Butiran Debu.
“Namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa untuk selamanya
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa sepanjang usia
hingga tiba saatnya aku pun melihat
cintaku yang khianat, cintaku berkhianat
aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa untuk selamanya
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa sepanjang usia
hingga tiba saatnya aku pun melihat
cintaku yang khianat, cintaku berkhianat ooh
menepi menepilah menjauh
semua yang terjadi di antara kita ooh
aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu
(aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu
aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu….”
Angel terpana melihat penampilan Randy dengan gitarnya dan suaranya. Angel tersenyum. Randy meletakkan gitarnya dan lalu meraih tangan Angel.
“Angel… kamu mau ngak jadi pacar Randy…? Randy sayang sama Angel!” ungkap Randy.
Agak lama Angel menjawab pernyataan cinta Randy…
“Kamu yakin sama semua kata-kata kamu?” Tanya Angel.
Randy mengangguk… “YAKIN! 100%!!!”
“Tapi sayang… aku ngak mau!” ujar Angel. Randy kaget mendengar jawaban Angel.
“KENAPA???”
“Karena kamu udah bohongin aku! Kenapa bukan kamu yang make kostum doraemon? Tadi,aku udah yakin banget kalo yang ada dibalik kostum doraemon itu kamu!” Angel menunjuk hidung Randy.
“Soooo… aku ditolak lagi?”
Angel tersenyum, “Aku juga sayang sama…” lalu memeluk Randy. Randy agak kaget dan heran. “Angel Sayang Randy!” sambung Angel ditelinga Randy.
Randy tersenyum dan tertawa… “Hehehe…kamu terima aku?”
Angel mengangguk, “IYA!”
“Yeeeeeeeeeeeeeee……………….. berhasil!!!!” teriak Egi.
“So Sweeet…banget!” teriak Felly.
“Eheeemmm… jadi terharu!” sahut Anisa.
“Ciee…cieee….!” Goda Ryn.
“Hmm… ada yang jadian nich!” ujar Cherly.
“Aduuuhh…semuanya pada ngumpul disini?” ujar Angel malu.
“Cieee…benci jadi cinta nich ceritanya?!” ledek Gigi.
“Gigi…apaan sich?!” Angel mendekati Gigi untuk mencubit pipinya. Namun Gigi tahu harus melakukan apa…..Yaitu…..kabur dari kejaran Angel.
“Gigiiiii… jangan kabur!!!!” teriak Angel.
“Rasanya seperti mimpi! Angel sekarang sudah kembali! Wen, makasih yah. Buat semuanya. You’r  the best friend!” ujar Devi.
“Best Friend forever!” sahut Wenda tersenyum lalu berpelukan dengan Devi.
“I’ll be there for you…” seru Devi.
“Gabung sama mereka yuk!” ajak Wenda. Mereka pun menghabiskan malam ini bersama-sama bercanda dan tertawa. Indahnya hidup ini.
***** END*****

PART 17


Disebuah lapangan basket seseorang sedang sibuk nge-dance. Sendirian! Tiba-tiba …
“Gigii… keren!” teriak Felly yang baru nyampe dilapangan.
Gigi menghentikan gerakannya. “Aduuuhhh… biasa aja napa? Jangan pake acara teriak-teriak!” sahut Gigi kesal.
“Huuuh… aku kan pengen lihat gerakan kamu. Siapa tahu aku bisa seperti kamu!” ujar Felly manyun.
“Hahahahhaaa… kamu mau jadi pelawak yah?” ledek Gigi.
“Ko pelawak sih? Seharusnya tuh, dancer! Gigi rese nih!” seru Felly kesal.
“Aduuh,si pesek mulai! Ngampang banget tersinggung. Payah!” sahut Gigi terus-terusan meledek Felly.
“Ajarin aku donk,Gi… Please! Mau yah!” pinta Felly.
“Ngak gratis loh!” seru Gigi mengoda.
“Huh…!” keluh Felly.
“Ya udah,cepetan ambil posisi!” perintah Gigi. Dan Felly mencoba meniru gerakan-gerakan Gigi.
Beberapa menit kemudian, Randy,Anisa,Egi,Cherly dan Ryn datang. Mereka memberi semangat dan tepuk tangan.
“Yeeeyeyeyye… semangat Gigi!” teriak Cherly.
Gigi kembali menghentikan dancenya. “Waduuhh,kenapa jadi rame gini?” serunya.
“Arrghhhtttt… pasti ulah si pesek nih!” ujar Gigi. “Fellyyyyyyyy…………..!” Gigi mengejar Felly yang sudah berlari duluan.
“Kamu,aku udah bilangin. Jangan kasih tahu yang lainnya! Peseeeeeeeeeekkkkkkkk,awas kamu!!” teriak Gigi terus mengejar Felly.
“Hahahaha…”  yang lainnya pun tertawa melihat Gigi mengejar Felly.
“Maafin aku ,Gi!” sahut Felly tetap berlari menjauhi Gigi.
                        ***
Randy menyusuri koridor sekolah dan langkahnya terhenti diruangan music. Ruangan yang sering diperebutkannya dengan Angel dulu. Randy ingat akan masa itu.
“Huuffttt… ngak akan pernah bisa melupakannya!” ujar Randy.
Randy masuk keruang musik dan meraih gitar. Lalu menyanyikan lagu Butiran Debu.
“Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi.                                                                                                 Aku tenggelam dalam lautan luka dalam.                                                                                            Aku tersesat dan tak tau arah jalan pulang                                                                                                     Aku tanpamu butiran debu….”
“Ka Randy…” seru Gigi.
Randy berhenti bernyannyi. “Kenanglah dia selagi kamu mau melakukannya. Kejarlah dia selagi kamu mencintainya. Ntar keduluan sama yang lain lohh!” ledek Gigi.
“Hehehe…” Randy tersenyum mendengar kata-kata Gigi. “Emangnya ada yang mau sama dia? Perasaan ngak laku-laku deeh!” sahut Randy.
“Wooo…ngeledek nih? Ckckck… untung orangnya ngak ada disini. Weitt’s coba kalo dia denger,waah bakalan heboh! Rusuh!” seru Gigi.
“Sekarang dia lagi ngapain yah? Apa dia baik-baik aja?” ucap Gigi.
“Kenapa kamu ngak kejar dan tahan dia untuk tetap tinggal?! Mungkin dia disana udah bahagia dan ngak membutuhkan kita lagi! Kalo dia ingat,pasti dia bakalan menghubungi kita. Tapi sekarang apa yang terjadi? Kamu bisa jawab sendiri kan!” ungkap Randy.
“Ka Randy,benar! Dia pasti udah mendapatkan kebahagiaannya! Angel pasti udah menemukannya! Kebahagiaan itu!” lirih Gigi.
Randy menatap Gigi. “Move On and Move Up!” Gigi tersenyum mendengar kata-kata yang Randy ucapkan.
“Kakak juga! Semangat!”
******

Malam harinya dirumah Devi. Anisa,Cherly,Ryn,Gigi,Felly,Christy,Randy,Egi dan Wenda berkumpul bersama.
“Waaah,seru tiap hari kita semua berkumpul bersama. Keluarga baru aku!” seru Felly senang.
“Huh… pesek lebay deh!” ledek Gigi.
“Isssh… jangan panggil aku dengan sebutan itu,Gi!” bentak Felly kesal.
“Suka-suka aku! Weekkk….” Gigi mencibir kearah Felly.
“Aduuhhh… makin seru lagi,kalo udah lihat kalian berdua berantem mulu! Heboh!” Cherly angkat bicara.
“Taraaaaaaaa…… makanannya sudah siap!” seru Anisa. Yang malam ini khusus memasak buat tamu-tamu istimewanya,tentunya dibantu sama Bi Lisa.
“Waahhh… wanginya kecium sampe sini loh! Pasti enak!” puji Egi yang belum pernah mencoba masakan Anisa.
“Wuaaahh… bener nih! Aku jadi laper!” sahut Felly.
“Ya udah,kita sekarang kemeja makan. Dinner  bersama! Enjoy untuk malam ini!” ujar Devi.
Semuanya pun beranjak menuju meja makan.
“Waahhh… ada menu nasi goreng istimewa!” seru Ryn. “Ini masakan favorit… Angel!” sambungnya.
Sejenak mereka kembali mengingat Angel. Yah nasi goreng adalah makanan favorit Angel. Apalagi kalo yang bikinnya Bi Lisa atau Anisa,dia pasti senang dan semangat untuk menghabisinya.
“Apapun yang terjadi, Angel ngak akan bisa hilang begitu aja dari ingatan kita! Dimanapun dan kapanpun pasti,ada-ada aja yang bikin kita ingat dia! Terlalu indah dan sulit untuk dilupakan!” ungkap Gigi.
“Aku Kangen Angel…” sambungnya.
“Ka Devi,juga sama,Gi! Tapi Kakak ngak tahu harus berbuat apa?!”
“Kita semua kangen sama dia!” sahut Cherly.
“LIHAT! Semua orang kangen sama kamu,Ngel! Apa disana kamu juga merasakan hal yang sama? Kamu tega,kamu telah membuat semua orang sedih dan merasa kehilangan! Pulang,Ngel! Kita semua kangen sama kamu!” batin Randy.
Dan malam itupun menjadi malam yang istimewa. Semua orang merasakan hal yang sama. Kangen sama sosok Miss Dora. ANGEL!
                                    *****GaLau*****

PART 16


Tidak terasa sudah sebulan sejak kepergian Angel ke Singapura. Devi dan yang lainnya mencoba menjalani hidup mereka tanpa sosok Angel. Devi tetap disibukkan dengan mengurus Café. Anisa dengan sekolah dan tetap bersama-sama Egi,Cherly,Ryn,Randy dan Gigi. Dan juga sekarang Felly dan Christy ikut bergabung.
Randy sudah bisa menerima kehadiran Christy dan Felly. Sore ini mereka berkumpul dirumah Anisa. Ditepi kolam rumah Anisa, Randy mencoba bernyanyi diiringi gitar. Lagu What Make You Beautyfull miliknya One Direction pun dilantunkannya.
Anisa,Cherly,Gigi,Ryn,Felly dan Christy pun ikut bernyanyi. Mereka menikmati suasana sore itu. Mereka membentuk sebuah lingkaran dan berputar-putar kian kemari. Sungguh menyenangkan,menikmati sore ini bernyanyi bersama-sama.
“Yeeee…. What Make You Beautyfull….”
“Seru dan happy. Bisa terus melewati hari ini,esok dan selamanya bersama-sama.” Ujar Anisa.
“Kebersamaan itu sangat Istimewa !” sahut Cherly. “Dan musnahkan sikap Iri,Dengki dan rasa benci dari dalam diri kita!” sambung Ryn.
 “Tentunya ! Rasa benci itu akan digoyahkan dengan rasa sayang yang super duper waaaah!!!” lanjut Gigi.
“Dan syukuri semua nikmat dan karunia Tuhan. Karena Tuhanlah yang melimpahkan semua itu pada kita! Thank God!” seru Christy.
“Saling menghargai dan saling memaafkan! Damai itu Indah!” lanjut Randy.
“Aku sayang kalian semuaaaaaaaaaaa…….” Ucap Egi dan memeluk Anisa.
“Wooooooo… Cuma meluk Anisa aja!” ledek Cherly. “Cherly mau aku peluk juga? Cari sana pasangan kamu!” sahut Egi. Anisa mencubit lengan Egi. “Awww….” >,<
“Aku mau ngomong apa yah? Semuanya udah kalian borong sich??” ujar Felly sambil manyun.
“Hahahaa….” Semuanya tertawa gembira. Lalu Gigi memencet hidung Felly. “Dasar pesek…!” serunya. “Uhhhh…!” >_<
Sementara itu didalam rumah Devi dan Wenda memperhatikan mereka yang sedang bercanda dan tertawa.
“Jadi ingat waktu dulu deh! Flash back 4 tahun yang lalu.” Seru Wenda. “Waktu kita cupu dulu? Seragam sekolah dimasukkin,pake behel,kacamata, terus rambutnya dikepang dua. Dan jadi bahan tertawaan disekolah!” ledek Devi.
“Waaahhh… kamu Cuma ingat yang jeleknya aja nih!” sahut Wenda.
 “Heheee… terlalu banyak kenangan yang udah kita ukir. Semuanya sangat berkesan dan akan tetap abadi untuk diingat dan dikenang.” Ungkap Devi.
“Dev,aku mau  kamu temui seseorang. Orang itu sangat ingin bertemu dengan kamu!” ujar Wenda. “Hah? Siapa ,Wen?” Tanya Devi agak bingung.
“Kamu mau kan? Ikut aku!” seru Wenda. Devi pun mengangguk.
                        *****
Malam harinya Wenda membawa Devi kesebuah Rumah Sakit. Wenda dan Devi menyusuri koridor dan berhenti disebuah kamar rawat. Wenda meminta Devi untuk masuk.
“Orang itu ada didalam! Temui dia…” pinta Wenda. Devi melangkahkan kakinya dan masuk kekamar itu. Beberapa menit kemudian, Devi kaget melihat siapa yang sedang terbaring ditempat tidur. Orang yang beberapa tahun ini pernah menemaninya disaat suka dan duka. Wajahnya pucat,tubuh kurus,dan bukan seperti Sadam yang ia kenal.
“Sadam…” ujar Devi.
Sadam kaget melihat kehadiran Devi dikamarnya. “De…vi….” Lirihnya.
Devi mendekati dan memandangi Sadam. “Apa yang terjadi?” Tanya Devi. Sadam hanya tersenyum. Beberapa menit kemudian mereka saling menatap.
Dua jam setelah kedatangan Devi. Diluar kamar rawat Sadam, Wenda mengajak Devi membicarakan tentang apa yang dialami Sadam. Wenda menceritakan semuanya,dari awal dan sampai selesai. Semua sandiwara yang mereka lakukan untuk membuat Devi membenci Sadam.
“Sadam mengidap Leukimia???” Devi benar-benar kaget mendengarkannya. Wenda mengangguk, “Sadam,minta aku buat rahasiain semua ini dari kamu. Sadam ngak mau kamu sedih dan kamu pantas mendapatkan orang yang lebih baik darinya. Semua yang Sadam katakan waktu itu,adalah bohong! Itu semua dilakukannya agar kamu membenci dan mau meningalkannya. Sadam sayang sama kamu ,Dev!” ungkap Wenda.
Devi meneteskan airmata. Wenda memeluk Devi. “Orang yang dicintai Sadam hanya kamu seorang. Devi!” bisik Wenda.
                        ****S<3D****

Sejak saat itu Devi setia menemani dan menjaga Sadam. Mereka melewati tiap detik,menit,jam dan hari bersama-sama. Dalam suka dan duka. Sadam senang melihat semua yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Ada Devi yang menemaninya.
Tapi sayang semua itu terjadi hanya untuk sesaat. Lima bulan kemudian Sadam pergi untuk selamanya. Kehilangan Sadam benar-benar membuat Devi dan Wenda sedih. Tapi mereka mencoba untuk tetap kuat dan menerima semua ini dengan sabar dan lapang dada.
Di pemakaman. Tepatnya jam 2 siang.
“Sadam,sekarang udah tenang !” ucap Wenda yang berdiri disamping makam Sadam.
“Hhhh… kenapa semua ini terjadi begitu cepat? Baru kemarin aku menemani dan menjaganya.” Ujar Devi.
“Semuanya pasti akan kembali kepada Pencipta-Nya!” sahut Wenda. “Ini yang terbaik untuk Sadam.” Sambungnya.
Devi menaburkan bunga dipusara Sadam. Lalu meninggalkan makam dan diiringi Wenda. Anisa dan Egi sudah menunggu Devi dimobil.
“Dev,aku balik dulu yah! Sampai ketemu!” pamit Wenda.
Devi mengangguk, “Hati-hati,Wen!”
 Wenda mengangguk lalu juga pamit sama Anisa dan Egi. “Kakak duluan yah!” “Be Carefull!” seru Anisa.
Egi pun mengantarkan Anisa dan Devi pulang kerumah. Sesampainya dirumah, “Makasih,Gi. Maaf udah merepotkan!” seru Devi.
“No problem…!” sahut Egi.
“Kakak,masuk dulu yah!” ujar Devi dan berlalu meninggalkan Anisa dan Egi diteras.
“Devi,pasti sedih yah?” Tanya Egi lalu melirik Anisa.
 “Pasti… aku ngak mau itu terjadi sama hubungan kita!” ungkap Anisa dan menatap Egi.
 Egi memegang pipi Anisa, “Aku sayang kamu,Nis!” lalu memeluk Anisa dengan erat.
 “Aku juga sayang kamu!” sahut Anisa.
                                    *****
Malam harinya ditepi danau. Randy dan Christy mengenang masa lalu mereka.
“Udah lama ngak kesini. Tetep udaranya nomor satu,sejuk!” ungkap Randy.
“Masa sih,kamu jarang kesini?” Tanya Christy.
“Iya. Kenapa? Kamu ngak percaya sama kata-kata aku?” Randy menatap Christy.
“Oh,aku percaya kok!” ucap Christy lalu tersenyum. “Mau berenang ngak?” ledek Christy.
“Hahahaa… kamu ledek aku yah? Tenang aja sekarang aku udah bisa berenang kok! Semuanya udah berubah,Chris!” ujar Randy. “Semuanya… termasuk kita! Aku dan kamu!” Randy melemparkan kerikil kedalam danau. “Ploook!”
Christy tahu apa maksud ucapan Randy. perubahan status antara mereka. Dulu mereka adalah sepasang kekasih namun sejak papa Randy dan mama Christy menikah,mereka harus merelakan hubungan kasih itu kandas. Sekarang mereka adalah kakak adik.
“Oh ya… Rand, kamu suka sama Angel?” pertanyaan Christy membuat Randy ingat kembali tentang Angel.
“Kenapa kamu nanya seperti itu?” balas Randy.
“Aku benar kan? Kamu suka Angel?” Christy menatap Randy. “Kenapa kamu ngak mengejar cinta kamu? Kenapa kamu melepaskannya?”
“Semua itu ngak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan dan pengorbanan. Suatu saat aku pasti menemukan orang yang tepat. Aku harus menunggu!” ungkap Randy.
“Semangat!!! Aku ada dibelakang kamu!” ujar Christy.
“Dan kamu,bagaimana?” Tanya Randy.
“Aku? Aku kenapa?”
“Cowok itu?” tiba-tiba Randy membantu Christy membalikkan badannya. Dan tepat dihadapannya sekarang telah berdiri seseorang yang selalu setia menemaninya,Derby.
“Derby…” lirih Christy. Derby tersenyum dan memberikan bunga mawar yang ia beli kepada Christy.
“Makasih!” seru Christy.
“Hmmm… anterin saudara gue pulang dengan selamat! Lecet dikit,loe bakalan berurusan sama gue!” ledek Randy. Christy dan Derby hanya tersenyum mendengar kata-kata Randy.
“Kangen sama aku ngak?” Tanya Derby dan menatap Christy.
“Terus,kamu mau aku jawab apa?” Christy tersenyum.
“Aku,pengen dengar jawaban. IYA!”
“Ya udah,karena aku kasihan sama kamu. Iya aku kangen sama kamu!” ujar Christy.
“Selalu begitu! Kamu ucapinnya dari hati kamu donk!” pinta Derby.
“Maksa! Ngak mau!” sahut Christy.
Derby manyun, “Yah…huuffttt!” >,<
“Kamu makin cakep,kalo seperti itu terus!” ledek Christy.
“Chris,aku mau ngomong sesuatu. Huufftt…selama ini aku tuh sayaaaaang sama kamu.”
“Iya aku tahu!”
“HAH?” Derby melongo.
“Tiap kali ketemu juga bilang itu terus!” ujar Christy.
“Tapi kali ini,aku pengen nambahin. Kamu mau ngak jadi pacar aku?” ungkap Derby.
Christy sejenak terdiam mendengar pernyataan cinta Derby. “So…kamu pengen aku jawab apa lagi?”
“Hati kamu bilangnya apa?” Tanya Derby penasaran dengan jawaban Christy.
“Beneran kamu pengen dengar?” Christy minta Derby mendekat. Christy membisikkan sesuatu ketelinga Derby. “Aku ngak mau diduain sama pekerjaan kamu yang segudang!”
Christy lalu tersenyum. “Hah…?” Derby kembali melongo. Lalu tersenyum, “Hhehehe…. Itu sih bisa diatur nona! Jadi artinya ….?”
Christy mengangguk, “Iya,aku mau jadi pacar kamu!” jelas Christy.
Derby tersenyum dan  bahagia. “Rasanya,aku pengen nyebur deh! Aku ngak mimpi kan?” ujar Derby tak percaya.
“Ya udah nyebur sana! Mau aku bantu ?” tawar Christy.
“Jangan… ngak kuat!” sahut Derby dan lalu memeluk erat Christy.
“Makasih ya…” lirih Derby.
Merekapun menghabiskan waktu berdua ditepi danau. Dikejauhan Randy melihat mereka.
“Gue turut happy melihat kalian bersatu!” batin Randy…
                        *****C_D*****