DUA TAHUN KEMUDIAN…
Tepatnya hari ini 5 oktober… Devi membuka sebuah
restoran baru. Setelah sukses dengan cafenya,sekarang Devi merintis karir
dengan mulai membuka restoran. Restoran itu diberi nama, D-Angel’s Resto. Pesta
pembukaan pun dihadiri orang-orang terdekatnya.
Anisa, Egi, Cherly, Ryn, Gigi,Wenda,Randy,Christy,
dan Felly. Mereka selalu mendukung karir Devi dibidang kuliner.
“Terima kasih buat semuanya,udah mau menghadiri
pesta pembukaan D-Angel’s Resto!” ungkap Devi bahagia.
“Mbak,saya mau bertanya!” seru seseorang wartawan.
“Iya,silahkan!” sahut Devi.
“Apa arti dari nama Restoran ini? Maksud saya, kata
“D-Angel’s” itu sendiri?”
Devi sejenak terdiam. Lalu menjawab pertayaan
wartawan itu.
“D-Angel’s itu adalah D diambil dari inisial nama
saya sendiri,Devi. Dan untuk kata Angel’s……. itu adalah nama adik saya,Angel!
Jadi saya menggabungkan nama saya dan adik saya. Karena saya ingin,suatu saat
tidak hanya nama itu saja yang bersatu,berharap kelak saya dan adik saya bisa
kembali bersama-sama lagi.Terima kasih!” jelas Devi.
“Ohhh… begitu! Semoga bisa bersatu kembali!” ucap
wartawan.
“Semoga…!” batin Devi.
“Oke… semuanya mohon perhatiannya! Hari ini adalah
hari istimewa bagi sahabat saya,Devi. Pembukaan Restoran barunya. D-Angel’s.
Dev,sukses buat karir kamu! Aku akan selalu mendukung kamu. Always and
forever.” Ungkap Wenda.
“Makasih,Wen!” ujar Devi.
“Aku ingin kamu bernyanyi untuk kita semua! I’LL BE
THERE FOR YOU…” pinta Wenda.
Dan Devi melangkahkan kakinya menuju panggung yang
telah dihias sebelumnya.
“Semoga semuanya suka!” ujar Devi dan mulai
bernyanyi.
I’LL BE THERE FOR YOU
Sedihnya diriku merindukanmu..rindukanmu
Katakan padaku arti diriku…dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
Sedihnya diriku merindukanmu…rindukanmu
Katakan padaku arti diriku ..dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me..
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
For you..For you..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me..
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me..
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
I’ll be there for you..
Semuanya menikmati suara merdu Devi.
“Ka Devi memang TOP BANGET deh!” ungkap Felly.
“Ya iyalah… emang kamu pesseeek banget!” ledek Gigi.
“Ihhh… Gigi rese terus!” ujar Felly manyun.
“Hehehee….” Gigi cengegesan.
“Happy
Brithday… Angel!” lirih Devi sesaat setelah selesai perform. “Happy Brithday… adikku. Kakak sayang
kamu!” ungkapnya lalu airmata membasahi pipinya.
<3
“Sedihnya diriku merindukanmu..rindukanmu
Katakan padaku arti diriku…dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..” <3
Katakan padaku arti diriku…dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..” <3
Seseorang tiba-tiba datang dan kembali menyanyikan
lagu I’LL BE THERE FOR YOU…
Devi dan yang ada di restoran kaget melihat siapa
yang saat ini berdiri dihadapan mereka.
“ANGEL…” seru mereka bersamaan.
“Angel juga sayang ,Ka Devi!” ujar Angel.
“Angel selama ini sudah berusaha mencari kebahagiaan
itu,tapi Angel ngak pernah bisa mendapatkan itu semua. Angel telah melakukan
kesalahan! Kebahagiaan yang selama ini Angel cari,itu ngak ada ditempat lain
dan dibelahan bumi yang lain. Karena ternyata kebahagiaan yang selama ini Angel
cari, semuanya ada disini!Dua orang kakak yang sangat sayang sama Angel,sahabat
yang setia menemani Angel dan semua yang peduli sama Angel. Kebahagiaan yang
aku cari,ada disini!” ungkap Angel.
Devi berjalan menuju tempat Angel berdiri. Angel pun
melangkahkan kakinya menuju Devi. Sesaat Angel kembali mengatakan, “Aku sayang
Ka Devi!” Devi lalu memeluk Angel dengan erat.
“I MISS U!” lirih Devi. “Adik kakak telah kembali!”
ujar Devi lagi.
Anisa,Cherly,Ryn,Gigi,Felly dan Christy tidak dapat
menahan kesedihannya. Mereka pun terharu melihat kedatangan Angel.
“Maafin Angel, Angel udah bikin kakak kecewa dan
sedih!” pinta Angel.
“Kamu ngak salah,dek! Kamu ngak perlu minta maaf!
Kamu ada disini,kakak merasa bahagia! Kamu telah kembali!” ungkap Devi.
“Angel,janji! Ngak akan bikin kakak sedih lagi!
Angel Janji!” lirih Angel tersedu-sedu.
“Iya…kakak tahu!” sahutnya. “Happy birthday,sayang!”
sambung Devi dan mencium kedua pipi Angel.
“Angel…” seru Anisa mendekati Devi dan Angel. Angel
memandang Anisa.
“Ka, maafin aku ! aku udah bikin semuanya kecewa dan
sedih!” pinta Angel.
Anisa lalu memeluk Angel, “Kakak kangen sama
kamu!Udah dua tahun,semenjak kamu pergi! Kamu tetap seperti dulu. Miss U!”
“Aku juga kangen sama kakak!”
“Angeeeeeeellllllll………” seru Gigi sambil meneteskan
airmata.
Angel memandang Gigi. Lalu mendekati Gigi dan Angel
mencubit pipi Gigi. “Awww…” keluhnya.
“Kamu ngak balas?!” Tanya Angel.
Gigi menggelengkan kepalanya, “Aku ngak bisa
melakukannya! Gigi,kangen Angel! Kangen dance sama Angel! Kangen bercanda sama
Angel! Kangen sama kamu!” Gigi memeluk Angel dengan kuat dan erat,seakan tidak
mau melepaskan Angel.
“Aduuhh… kamu tetap kuat ya,Gi?” ledek Angel mencoba
mencairkan suasana sedih. Gigi lalu mencium pipi Angel. “Muaachh… Gigi sayang
sama Angel! Gigi ngak mau Angel pergi lagi!” ungkap Gigi. Angel tersenyum
mendengarnya.
“Kitaa semua kangen kamu ,Ngel!” seru Felly,Cherly
dan Ryn bersamaan. Lalu ikut memeluk Angel.
“Kamu,ngak ikutan?” Tanya Christy pada Randy. Randy
memandang Christy.
“Buat apa? Ngak ada gunanya!” seru Randy.
“Jangan sia-siakan kesempatan! Kamu mau kehilangan
Angel untuk yang kedua kalinya?” tantang Christy.
Randy memikirkan kata-kata Christy. Randy lalu
dengan cepat beranjak dari restoran. “Rand…” seru Christy bingung dan lalu
tersenyum. “Semoga berhasil!”
*****
Malam harinya dirumah Devi.
“Semuanya tulus sayang sama aku!” ujar Angel.
“Ka,Wenda. Makasih buat semuanya. Selama ini kakak udah menolong aku. Makasih karena
kakak,aku kembali mendapatkan kebahagiaan itu. Makasih Ka!”
“Kakak senang melihat semuanya bisa seperti dulu
lagi. Bersatu dan bahagia. Kamu jangan
melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya! Semuanya benar-benar peduli
sama kamu! Dan ada satu orang yang selalu Mencintai dan setia menunggu kamu
pulang… Dia menunggu kamu! Temui dia!” jelas Wenda.
Angel mengingat-ingat siapa orang yang dimaksud Ka
Wenda.
“Randy…” Lirihnya.
Beberapa jam kemudian ,tepatnya pukul 9 malam.
Disebuah ruangan musik di sekolah dimana Angel pernah menuntut ilmu. Angel
mencari sosok Randy. sedikit susah melihat sekelilingnya. Karena sudah malam
dan penerangannya kurang terang.
“Randy…” seru Angel. “Ini…aku. Angel! Kamu
dimana,Rand…?”
Tiba-tiba Angel melihat sosok … dan lagi-lagi boneka
doraemon. Dari kejauhan,doraemon melambai-lambaikan tangannya kearah Angel.
Angel melangkahkan kakinya menuju doraemon berdiri.
“Randy…” seru Angel. Doraemon menyerahkan sebuket
bunga mawar merah ketangan Angel.
“Buat aku??? Makasih! Sekarang kamu lepasin kostum
doraemon ini!” pinta Angel. Lalu doraemon menggelengkan kepalanya.
“Kamu mau ngapain sih,Rand?” Angel menjadi bingung.
Doraemon menunjuk kearah panggung,lalu ada sinar
yang menerangi tulisan yang terpasang dipanggung itu. Angel membaca tulisan
tersebut.
“I LOVE YOU…ANGEL!”
<3
“ANGEL MAU NGAK JADI PRINCESS nya RANDY…?”
“RANDY SAYANG ANGEL! ALWAYS AND FOREVER!”
Angel mendekati doraemon lalu meminta doraemon
melepaskan kostumnya. “Halloooooo….!!!” Teriaknya yang ternyata bukan Randy.
“Hahhh? Ka EGI??????” Angel melongo dan benar-benar
kaget.
“Randy…?” seru Angel.
Lalu Egi membalikkan badan Angel menghadap kembali
kepanggung.
“Itu dia…!” ujar Egi.
Angel melangkahkan kakinya menuju panggung. Tempat
dimana saat ini Randy berdiri.
“Hai…Apa kabar?” sapa Randy.
“Kamu mau apa?” Tanya Angel sedikit ketus.
“Seperti yang kamu baca tadi! Wait!” Randy mengambil gitarnya dan meminta Angel untuk
mendengarkannya bernyanyi.
Randy untuk kesekian kalinya kembali menyanyikan
lagu Butiran Debu.
“Namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa untuk selamanya
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa sepanjang usia
hingga tiba saatnya aku pun melihat
cintaku yang khianat, cintaku berkhianat
aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa untuk selamanya
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa sepanjang usia
hingga tiba saatnya aku pun melihat
cintaku yang khianat, cintaku berkhianat ooh
menepi menepilah menjauh
semua yang terjadi di antara kita ooh
aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu
(aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu
aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu….”
berbagi rasa untuk selamanya
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa sepanjang usia
hingga tiba saatnya aku pun melihat
cintaku yang khianat, cintaku berkhianat
aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa untuk selamanya
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa sepanjang usia
hingga tiba saatnya aku pun melihat
cintaku yang khianat, cintaku berkhianat ooh
menepi menepilah menjauh
semua yang terjadi di antara kita ooh
aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu
(aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu
aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu….”
Angel
terpana melihat penampilan Randy dengan gitarnya dan suaranya. Angel tersenyum.
Randy meletakkan gitarnya dan lalu meraih tangan Angel.
“Angel…
kamu mau ngak jadi pacar Randy…? Randy sayang sama Angel!” ungkap Randy.
Agak lama
Angel menjawab pernyataan cinta Randy…
“Kamu
yakin sama semua kata-kata kamu?” Tanya Angel.
Randy
mengangguk… “YAKIN! 100%!!!”
“Tapi
sayang… aku ngak mau!” ujar Angel. Randy kaget mendengar jawaban Angel.
“KENAPA???”
“Karena
kamu udah bohongin aku! Kenapa bukan kamu yang make kostum doraemon? Tadi,aku
udah yakin banget kalo yang ada dibalik kostum doraemon itu kamu!” Angel
menunjuk hidung Randy.
“Soooo…
aku ditolak lagi?”
Angel
tersenyum, “Aku juga sayang sama…” lalu memeluk Randy. Randy agak kaget dan
heran. “Angel Sayang Randy!” sambung Angel ditelinga Randy.
Randy tersenyum
dan tertawa… “Hehehe…kamu terima aku?”
Angel
mengangguk, “IYA!”
“Yeeeeeeeeeeeeeee………………..
berhasil!!!!” teriak Egi.
“So Sweeet…banget!” teriak Felly.
“Eheeemmm…
jadi terharu!” sahut Anisa.
“Ciee…cieee….!”
Goda Ryn.
“Hmm… ada
yang jadian nich!” ujar Cherly.
“Aduuuhh…semuanya
pada ngumpul disini?” ujar Angel malu.
“Cieee…benci
jadi cinta nich ceritanya?!” ledek Gigi.
“Gigi…apaan
sich?!” Angel mendekati Gigi untuk mencubit pipinya. Namun Gigi tahu harus
melakukan apa…..Yaitu…..kabur dari kejaran Angel.
“Gigiiiii…
jangan kabur!!!!” teriak Angel.
“Rasanya
seperti mimpi! Angel sekarang sudah kembali! Wen, makasih yah. Buat semuanya. You’r the best friend!” ujar Devi.
“Best Friend forever!” sahut Wenda
tersenyum lalu berpelukan dengan Devi.
“I’ll be there for you…” seru Devi.
“Gabung
sama mereka yuk!” ajak Wenda. Mereka pun menghabiskan malam ini bersama-sama
bercanda dan tertawa. Indahnya hidup ini.
***** END*****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar