“Aku bukan adik kalian!” ujar Angel dan tiba-tiba
Angel terjatuh.
“Angel…” seru
Devi dan yang lainnya.
“JANGAN MENDEKAT!!!” seru Angel.
“Angel…” lirih Devi. Angel meraih tongkatnya.
Tiba-tiba Wenda membantu Angel.Angel menerima niat baik Wenda.
“Kalo semuanya dibicarakan dengan baik-baik,pasti ngak
akan ada pertengkaran. Dengerin dulu penjelasan Devi!” pinta Wenda.
“Semuanya
udah jelas! Mereka telah membohongi aku!” sahut Angel.
“Selama ini kakak memang telah membohongi kamu! Kamu
memang bukan adik kandung kakak. Kamu tahu semua ini dari mama? Mama pasti udah
menceritakan semuanya. Kamu boleh
membenci kakak.” Ungkap Devi.
“Tapi kamu harus tahu satu hal…” Devi mendekati
Angel dan memegang pipi Angel. “Rasa sayang dan perhatian yang kakak curahkan
selama ini sama kamu,itu bukanlah sandiwara. Itu semua berasal dari hati kakak!
Kakak tulus sayang sama kamu!”jelas Devi.
“Dan aku harus percaya semua itu…???” Angel menatap
Devi. “BULSHIT!” bentak Angel dan
mendorong Devi. “Aww….”
“Ka Devi…” seru Anisa. “Angel,kamu keterlaluan
banget!” ujar Anisa.
“Kalian lebih keterlaluan!” sambung Angel.
“Kamu bukan Angel yang aku kenal!” lirih Gigi dan
memandang Angel.
“Kenapa? Kamu kecewa punya teman seperti aku?” Tanya
Angel.
“Tenang aja,Gi. Aku ngak akan ada disini lagi! Aku
akan pergi! Aku bisa hidup bahagia,tanpa ada kebohongan dan tanpa kalian! Aku
akan mencari kebahagiaan itu sendiri!” Emosi Angel makin memuncak.
“Kamu udah puas marah-marahnya? Sudah legakah
setelah semuanya kamu keluarkan? Semua rasa kekesalanmu terhadap Ka Devi?”
tiba-tiba Randy ikut berbicara dan mendekati Angel.
Randy memegang pipi Angel. “Lihat aku dan tatap mata
aku! Katakan kalo kamu ngak sayang sama Devi dan Anisa? Katakan kalo kamu benci
Devi dan Anisa? KATAKAN, ANGEL!!!!” perintah Randy.
Sejenak mereka semua terdiam.
“Aku ngak sayang sama Devi dan Anisa!! Aku benci
Devi dan Anisa!! AKU BENCI DEVI DAN ANISA!! AKU BENCI MEREKA!!!” ujar Angel dan
mendorong Randy. Lalu meninggalkan semua orang yang masih terdiam.
“KAMU BOHONG!!! KAMU MEMBOHONGI PERASAAN KAMU
SENDIRI, Ngel !!! KAMU SANGAT SAYANG SAMA DEVI DAN ANISA!!! KAMU CINTA SAMA
MEREKA!!! SEMUA YANG KAMU UCAPKAN ITU BOHONG!!” teriak Randy dan membuat
langkah Angel terhenti.
Airmatanya pun membasahi pipinya. “Kamu Sayang Sama
Devi dan Anisa!” lirih Randy.
“Aku benci
kamu,Randy!” seru Angel dan berlalu meninggalkan Café.
“Angel,sayang sama Ka Devi dan Anisa! Kalian
tahukan…? Angel ngak akan bisa membenci kalian. Apapun yang terjadi, Angel
tetap menyayangi kalian!” ungkap Randy dan menatap Devi dan Anisa bergantian.
Devi dan Anisa tidak tahu harus ngomong apalagi.
####15####
Keesokkan harinya dikediaman Devi. Ada Randy dan
Gigi yang meminta Devi untuk menjemput Angel kembali pulang kerumah.
“Ka Devi, jemput Angel! Bawa dia pulang !” pinta
Randy.
“Angel ngak
akan mau tinggal bareng kakak,Rand…” lirih Devi.
“Tapi,Ka. Angel tuh sayang sama Ka Devi! Angel ngak
mungkin benci sama kakak.” Randy menatap Devi.
“Masih ada waktu! Aku ngak mau Angel pergi!” ungkap
Gigi dan lalu meminta Randy mengantarkannya ke bandara.
“Kita harus bawa Angel pulang!” ujar Randy dengan
yakin. Randy dan Gigi melangkahkan kakinya menuju mobil yang terparkir
dihalaman rumah.
“Tunggu!!! Kakak mau ikut!” ujar Devi.
“Aku juga!”
sahut Anisa. Randy dan Gigi tersenyum. Merekapun menuju bandara Soetta. Randy
memacu mobilnya dengan cepat,dia tidak mau kehilangan Angel.
“Tunggu aku,Ngel!!” batinnya.
AIRPORT
Angel dan mama sudah berada dibandara Soetta. Angel
sudah siap untuk meninggalkan semua yang ada di Jakarta. Semuanya!!!
“Sudah siap?” Tanya mama. Angel mengangguk. “Kalo
kamu merasa sedih meninggalkan semuanya,kamu bisa batalkan ikut mama!” ujar
mama.
“Aku akan ikut mama!” Mama hanya tersenyum. “Sayang… jangan benci sama mama,Ka Devi dan
Ka Anisa yah? Kita semua sayang sama kamu!” ungkap mama dan memeluk Angel. “Walaupun
kamu bukan anak kandung mama!” batin mama.
Angel hanya bisa diam. “Jangan Tanya masalah itu,ma!
Aku ngak bisa menjawabnya!” batinnya.
Beberapa menit kemudian.
PERHATIAN-PERHATIAN BAGI PENUMPANG PESAWAT GARUDA
INDONESIA DENGAN TUJUAN SINGAPURA,HARAP SEGERA MEMASUKI PESAWAT!!
“Saatnya kita pergi!” seru mama. Angel mengangguk
dan tetap berjalan dibantu dengan tongkat.
Sementara itu Devi,Anisa,Gigi dan Randy baru sampai.
Mereka berlari-larian mencari sosok Angel.
“Dek… kamu jangan pergi!” batin Devi dan tetap
mencari Angel. Randy,Gigi, dan Anisa terus berusaha menemukan Angel.
Disaat Angel dan mama berjalan.Tiba-tiba ada
seseorang yang mendekati Angel. Seseorang yang memakai kostum boneka doraemon.
“Doraemon!” batin Angel lalu teringat akan sosok
Randy. “Dia bukan Randy!” ujarnya dan tersenyum kearah si Doraemon. Doraemon
itu memberikan sebuah lollipop. “Makasih!” serunya.
Disaat sibuk mencari sosok Angel. Tiba-tiba mata
Randy menangkap sosok doraemon dari belakang. “Miss dora!” seru Randy. “Kenapa
mata gue terus-terusan kearah sana? Itu hanya orang yang makai kostum doraemon!
Angel ngak mungkin makai itu!” batinnya.
“Aku mau
berfoto dengan kamu?” pinta Angel pada doraemon. Dan merekapun mengambil posisi
berfoto. Doraemon yang tadinya
menghalangi Angel dari pandangan Randy. sekarang terlihat dengan jelas dari
tempat Randy berdiri saat ini.
“Angel…” seru Randy dan lalu berlari menuju arah
dimana Angel berdiri.
“Terima kasih,dora!” ujar Angel.
“Hhhhhh…hhhh… Angel…” seru Randy terengah-engah.
Angel kaget mendengar suara itu. “Randy.” dan menatap Randy yang kelelahan
karena berlari.
“PLEASE!!! JANGAN PERGI!!!” pintanya. “Aku ngak mau
kehilangan kamu! AKU SAYANG KAMU!” sambungnya.
“PLEASE! Kita pulang yah!” mohon Randy sambil
berlutut dan menaruh kedua tangannya didadanya. “Aku mohon. Tetap tinggal
disini!!!”
Angel tersenyum. “Sudah terlambat! Aku harus pergi!”
jawab Angel.
PERHATIAN-PERHATIAN BAGI PENUMPANG PESAWAT GARUDA
INDONESIA DENGAN TUJUAN SINGAPURA,HARAP SEGERA MEMASUKI PESAWAT!!
Suara pengumuman itu membuat Randy menjadi kesal.
“ANGEL…”
teriak Devi,Anisa dan Gigi bersamaan saat melihat sosok Angel bersama Randy.
mereka pun berlari kearah Angel.
“JANGAN PERGI!” pinta mereka.
“Angel,aku mohon tinggallah disini bersama kami!”
pinta Gigi.
“Ikut kakak pulang yah?!” pinta Anisa.
“Aku harus pergi!” seru Angel dan menatap mereka
satu persatu. Mata Angel terhenti pada sosok Devi. “Dan berharap untuk tidak
kembali! Akan pergi selama-lamanya!” sambungnya.
Devi sadar mata Angel terus menatapnya dengan tajam.
“Kamu benar-benar membenci kakak? Kenapa kamu berbicara seperti itu? Dan
tatapan kamu sungguh membuat kakak ingin menangis! Apa sekarang kamu
benar-benar telah membenci kakak??” batin Devi.
“Apapun yang terjadi,aku akan tetap pergi!” kata
Angel. “Ngak ada gunanya kalian datang kesini! PULANGLAH!!! DAN LUPAKAN AKU!!!
Anggap aja aku ngak pernah ada dalam kehidupan kalian!!!” tegas Angel dan
kata-kata itu membuat semuanya kaget dan bingung.
“Kamu ngak boleh ngomong seperti itu!” sahut Anisa.
Angel membalikkan badannya. “Semuanya telah
berakhir!” serunya dan terasa pipinya dijatuhi oleh airmata.
“Angel….!” Seru Anisa,Gigi dan Randy.
Tiba-tiba Devi bernyanyi.
^I’LL
BE THERE FOR YOU^
Sedihnya
diriku merindukanmu..rindukanmu
Katakan padaku arti diriku…dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
Katakan padaku arti diriku…dihatimu..
Ku kan ada ..untukmu..
Kau selalu ..dihatiku..
Everytime you miss me..you need me..
Remember me
I will come to you i promise you i love you
Everytime you miss me..you need me
Call me call me
I will come to you i promise you.. i’ll be there for you..
Devi tidak dapat menahan kesedihannya. Devi mencoba
memegang pundak Angel tapi itu tidak jadi dilakukannya.
“Maafkan kakak! Kakak sudah mengecewakan kamu!
MAAF!!!” pinta Devi.
“Jaga diri
kamu baik-baik,ADIKKU!” sambungnya. Devi pun melangkahkan kakinya meninggalkan
bandara.
“Ka Devi…..” seru Anisa.
Angel saat itu juga menangis dan berlalu
meninggalkan semuanya. Bye-bye Jakarta. Bye-bye semuanya. >,<
*****T_T*****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar