Rabu, 19 Juni 2013

PART 16


Tidak terasa sudah sebulan sejak kepergian Angel ke Singapura. Devi dan yang lainnya mencoba menjalani hidup mereka tanpa sosok Angel. Devi tetap disibukkan dengan mengurus Café. Anisa dengan sekolah dan tetap bersama-sama Egi,Cherly,Ryn,Randy dan Gigi. Dan juga sekarang Felly dan Christy ikut bergabung.
Randy sudah bisa menerima kehadiran Christy dan Felly. Sore ini mereka berkumpul dirumah Anisa. Ditepi kolam rumah Anisa, Randy mencoba bernyanyi diiringi gitar. Lagu What Make You Beautyfull miliknya One Direction pun dilantunkannya.
Anisa,Cherly,Gigi,Ryn,Felly dan Christy pun ikut bernyanyi. Mereka menikmati suasana sore itu. Mereka membentuk sebuah lingkaran dan berputar-putar kian kemari. Sungguh menyenangkan,menikmati sore ini bernyanyi bersama-sama.
“Yeeee…. What Make You Beautyfull….”
“Seru dan happy. Bisa terus melewati hari ini,esok dan selamanya bersama-sama.” Ujar Anisa.
“Kebersamaan itu sangat Istimewa !” sahut Cherly. “Dan musnahkan sikap Iri,Dengki dan rasa benci dari dalam diri kita!” sambung Ryn.
 “Tentunya ! Rasa benci itu akan digoyahkan dengan rasa sayang yang super duper waaaah!!!” lanjut Gigi.
“Dan syukuri semua nikmat dan karunia Tuhan. Karena Tuhanlah yang melimpahkan semua itu pada kita! Thank God!” seru Christy.
“Saling menghargai dan saling memaafkan! Damai itu Indah!” lanjut Randy.
“Aku sayang kalian semuaaaaaaaaaaa…….” Ucap Egi dan memeluk Anisa.
“Wooooooo… Cuma meluk Anisa aja!” ledek Cherly. “Cherly mau aku peluk juga? Cari sana pasangan kamu!” sahut Egi. Anisa mencubit lengan Egi. “Awww….” >,<
“Aku mau ngomong apa yah? Semuanya udah kalian borong sich??” ujar Felly sambil manyun.
“Hahahaa….” Semuanya tertawa gembira. Lalu Gigi memencet hidung Felly. “Dasar pesek…!” serunya. “Uhhhh…!” >_<
Sementara itu didalam rumah Devi dan Wenda memperhatikan mereka yang sedang bercanda dan tertawa.
“Jadi ingat waktu dulu deh! Flash back 4 tahun yang lalu.” Seru Wenda. “Waktu kita cupu dulu? Seragam sekolah dimasukkin,pake behel,kacamata, terus rambutnya dikepang dua. Dan jadi bahan tertawaan disekolah!” ledek Devi.
“Waaahhh… kamu Cuma ingat yang jeleknya aja nih!” sahut Wenda.
 “Heheee… terlalu banyak kenangan yang udah kita ukir. Semuanya sangat berkesan dan akan tetap abadi untuk diingat dan dikenang.” Ungkap Devi.
“Dev,aku mau  kamu temui seseorang. Orang itu sangat ingin bertemu dengan kamu!” ujar Wenda. “Hah? Siapa ,Wen?” Tanya Devi agak bingung.
“Kamu mau kan? Ikut aku!” seru Wenda. Devi pun mengangguk.
                        *****
Malam harinya Wenda membawa Devi kesebuah Rumah Sakit. Wenda dan Devi menyusuri koridor dan berhenti disebuah kamar rawat. Wenda meminta Devi untuk masuk.
“Orang itu ada didalam! Temui dia…” pinta Wenda. Devi melangkahkan kakinya dan masuk kekamar itu. Beberapa menit kemudian, Devi kaget melihat siapa yang sedang terbaring ditempat tidur. Orang yang beberapa tahun ini pernah menemaninya disaat suka dan duka. Wajahnya pucat,tubuh kurus,dan bukan seperti Sadam yang ia kenal.
“Sadam…” ujar Devi.
Sadam kaget melihat kehadiran Devi dikamarnya. “De…vi….” Lirihnya.
Devi mendekati dan memandangi Sadam. “Apa yang terjadi?” Tanya Devi. Sadam hanya tersenyum. Beberapa menit kemudian mereka saling menatap.
Dua jam setelah kedatangan Devi. Diluar kamar rawat Sadam, Wenda mengajak Devi membicarakan tentang apa yang dialami Sadam. Wenda menceritakan semuanya,dari awal dan sampai selesai. Semua sandiwara yang mereka lakukan untuk membuat Devi membenci Sadam.
“Sadam mengidap Leukimia???” Devi benar-benar kaget mendengarkannya. Wenda mengangguk, “Sadam,minta aku buat rahasiain semua ini dari kamu. Sadam ngak mau kamu sedih dan kamu pantas mendapatkan orang yang lebih baik darinya. Semua yang Sadam katakan waktu itu,adalah bohong! Itu semua dilakukannya agar kamu membenci dan mau meningalkannya. Sadam sayang sama kamu ,Dev!” ungkap Wenda.
Devi meneteskan airmata. Wenda memeluk Devi. “Orang yang dicintai Sadam hanya kamu seorang. Devi!” bisik Wenda.
                        ****S<3D****

Sejak saat itu Devi setia menemani dan menjaga Sadam. Mereka melewati tiap detik,menit,jam dan hari bersama-sama. Dalam suka dan duka. Sadam senang melihat semua yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Ada Devi yang menemaninya.
Tapi sayang semua itu terjadi hanya untuk sesaat. Lima bulan kemudian Sadam pergi untuk selamanya. Kehilangan Sadam benar-benar membuat Devi dan Wenda sedih. Tapi mereka mencoba untuk tetap kuat dan menerima semua ini dengan sabar dan lapang dada.
Di pemakaman. Tepatnya jam 2 siang.
“Sadam,sekarang udah tenang !” ucap Wenda yang berdiri disamping makam Sadam.
“Hhhh… kenapa semua ini terjadi begitu cepat? Baru kemarin aku menemani dan menjaganya.” Ujar Devi.
“Semuanya pasti akan kembali kepada Pencipta-Nya!” sahut Wenda. “Ini yang terbaik untuk Sadam.” Sambungnya.
Devi menaburkan bunga dipusara Sadam. Lalu meninggalkan makam dan diiringi Wenda. Anisa dan Egi sudah menunggu Devi dimobil.
“Dev,aku balik dulu yah! Sampai ketemu!” pamit Wenda.
Devi mengangguk, “Hati-hati,Wen!”
 Wenda mengangguk lalu juga pamit sama Anisa dan Egi. “Kakak duluan yah!” “Be Carefull!” seru Anisa.
Egi pun mengantarkan Anisa dan Devi pulang kerumah. Sesampainya dirumah, “Makasih,Gi. Maaf udah merepotkan!” seru Devi.
“No problem…!” sahut Egi.
“Kakak,masuk dulu yah!” ujar Devi dan berlalu meninggalkan Anisa dan Egi diteras.
“Devi,pasti sedih yah?” Tanya Egi lalu melirik Anisa.
 “Pasti… aku ngak mau itu terjadi sama hubungan kita!” ungkap Anisa dan menatap Egi.
 Egi memegang pipi Anisa, “Aku sayang kamu,Nis!” lalu memeluk Anisa dengan erat.
 “Aku juga sayang kamu!” sahut Anisa.
                                    *****
Malam harinya ditepi danau. Randy dan Christy mengenang masa lalu mereka.
“Udah lama ngak kesini. Tetep udaranya nomor satu,sejuk!” ungkap Randy.
“Masa sih,kamu jarang kesini?” Tanya Christy.
“Iya. Kenapa? Kamu ngak percaya sama kata-kata aku?” Randy menatap Christy.
“Oh,aku percaya kok!” ucap Christy lalu tersenyum. “Mau berenang ngak?” ledek Christy.
“Hahahaa… kamu ledek aku yah? Tenang aja sekarang aku udah bisa berenang kok! Semuanya udah berubah,Chris!” ujar Randy. “Semuanya… termasuk kita! Aku dan kamu!” Randy melemparkan kerikil kedalam danau. “Ploook!”
Christy tahu apa maksud ucapan Randy. perubahan status antara mereka. Dulu mereka adalah sepasang kekasih namun sejak papa Randy dan mama Christy menikah,mereka harus merelakan hubungan kasih itu kandas. Sekarang mereka adalah kakak adik.
“Oh ya… Rand, kamu suka sama Angel?” pertanyaan Christy membuat Randy ingat kembali tentang Angel.
“Kenapa kamu nanya seperti itu?” balas Randy.
“Aku benar kan? Kamu suka Angel?” Christy menatap Randy. “Kenapa kamu ngak mengejar cinta kamu? Kenapa kamu melepaskannya?”
“Semua itu ngak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan dan pengorbanan. Suatu saat aku pasti menemukan orang yang tepat. Aku harus menunggu!” ungkap Randy.
“Semangat!!! Aku ada dibelakang kamu!” ujar Christy.
“Dan kamu,bagaimana?” Tanya Randy.
“Aku? Aku kenapa?”
“Cowok itu?” tiba-tiba Randy membantu Christy membalikkan badannya. Dan tepat dihadapannya sekarang telah berdiri seseorang yang selalu setia menemaninya,Derby.
“Derby…” lirih Christy. Derby tersenyum dan memberikan bunga mawar yang ia beli kepada Christy.
“Makasih!” seru Christy.
“Hmmm… anterin saudara gue pulang dengan selamat! Lecet dikit,loe bakalan berurusan sama gue!” ledek Randy. Christy dan Derby hanya tersenyum mendengar kata-kata Randy.
“Kangen sama aku ngak?” Tanya Derby dan menatap Christy.
“Terus,kamu mau aku jawab apa?” Christy tersenyum.
“Aku,pengen dengar jawaban. IYA!”
“Ya udah,karena aku kasihan sama kamu. Iya aku kangen sama kamu!” ujar Christy.
“Selalu begitu! Kamu ucapinnya dari hati kamu donk!” pinta Derby.
“Maksa! Ngak mau!” sahut Christy.
Derby manyun, “Yah…huuffttt!” >,<
“Kamu makin cakep,kalo seperti itu terus!” ledek Christy.
“Chris,aku mau ngomong sesuatu. Huufftt…selama ini aku tuh sayaaaaang sama kamu.”
“Iya aku tahu!”
“HAH?” Derby melongo.
“Tiap kali ketemu juga bilang itu terus!” ujar Christy.
“Tapi kali ini,aku pengen nambahin. Kamu mau ngak jadi pacar aku?” ungkap Derby.
Christy sejenak terdiam mendengar pernyataan cinta Derby. “So…kamu pengen aku jawab apa lagi?”
“Hati kamu bilangnya apa?” Tanya Derby penasaran dengan jawaban Christy.
“Beneran kamu pengen dengar?” Christy minta Derby mendekat. Christy membisikkan sesuatu ketelinga Derby. “Aku ngak mau diduain sama pekerjaan kamu yang segudang!”
Christy lalu tersenyum. “Hah…?” Derby kembali melongo. Lalu tersenyum, “Hhehehe…. Itu sih bisa diatur nona! Jadi artinya ….?”
Christy mengangguk, “Iya,aku mau jadi pacar kamu!” jelas Christy.
Derby tersenyum dan  bahagia. “Rasanya,aku pengen nyebur deh! Aku ngak mimpi kan?” ujar Derby tak percaya.
“Ya udah nyebur sana! Mau aku bantu ?” tawar Christy.
“Jangan… ngak kuat!” sahut Derby dan lalu memeluk erat Christy.
“Makasih ya…” lirih Derby.
Merekapun menghabiskan waktu berdua ditepi danau. Dikejauhan Randy melihat mereka.
“Gue turut happy melihat kalian bersatu!” batin Randy…
                        *****C_D*****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar