Sore ini angin berhembus kencang
di hadapanku kau tersenyum
Senyuman yang melukiskan, kau sedang bahagia
Kudengar, kau tertawa riang
Kucoba mendekatimu
Kududuk di sampingmu
Ku tahu, apa yang kau rasakan
hatimu menjerit....
Disaat kau tak di sampingku
Kau terdiam
Kau melamun
Dan kau menangis seorang diri
Tuhan...
Ku tak kuasa membayangkan keadaan itu
Ku tak ingin air mata jatuh dipipinya
Tetaplah tersenyum setiap saat
Kau tidak sendirian....
Aku ingin seperti perahu kertas yang hanyut terbawa arus. Aku ingin seperti pesawat kertas yang bebas berterbangan. Aku ingin seperti bintang yang selalu bersinar terang. Aku ingin seperti bulan yang selalu menerangi gelapnya malam. Aku ingin seperti kamu yang selalu tegar dalam menjalani hidupmu. Aku ingin seperti kamu yang selalu tersenyum, walau hatimu sedang terluka. Aku ingin selalu berada di dekatmu, walau mereka selalu memandangmu sebelah mata...
Kamis, 18 April 2013
Puisi "Keindahan"
Mentari pancarkan sinarnya,
Kududuk di tepi jendela.
Menatap indahnya pesona pagi ini.
Kududuk sambil menopang dagu,
Menatap hamparan sawah mnguning.
Tuhan...
Betapa indahnya suasana pagi ini.
Ku bersyukur,
Pagi ini ku masih bisa merasakan keindahan alam-MU...
Langganan:
Postingan (Atom)